.

Senin, 23 Maret 2015

Kenikmatan Besar Menjadi Muslim

NABI Ibrahim AS sangat mengharapkan ke-islam-an atas ayahnya, tetapi Allah SWT tidak berkehendak demikian walaupun beliau dikenal sebagai ‘kekasih-Nya’.
Juga harapan Nabi Nuh As kepada putranya agar ikut besama orang-orang Islam.
Namun Allah SWT menakdirkan sebaliknya, meskipun Nuh AS telah berdoa…

Pemimpin dan penutup para Nabi, sebaik-baik manusia Nabi Muhammad SAW sangat bersedih dengan kematian pamannya, yang berjuang bersama beliau membela Islam di sisa-sisa usiannya. Kemudian Allah SWT menghendaki kematian paman beliau tanpa memeluk Islam.

Akan tetapi, Allah SWT menjadikan saya, dan Anda sekalian sebagai muslim tanpa harus meminta. Allah SWT telah memberikan kita nikmat terbesar, yang tidak diberikan kepada ayah Ibarahim AS, kedapa putra Nuh AS, dan kepada paman Rasulullah SAW.
Bukankan ini sebuah karunia yang berharga?
“…Sesungguhnya Allah mempunyai karunia terhadap manusia tetapi kebanyakan manusia tidak bersyukurb” (QS. Al-Baqarah: 243)
Islam adalah nikmat terbesar walau ditimbang dengan seluruh nikmat-nikmat yang ada,
.الحمد لله الذي هدانا لهذا وما كنا لنهتدي لولا ان هدانا الله

Sumber : Islampos

0 komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Feature 3

Feature 2

Popular Posts