.

Kamis, 19 Februari 2015



SETELAH itu muncul organisasi perempuan yang cukup radikal dengan format baru, antara lain: Kalyanamitra dan Lembaga Bantuan Hukum Asosiasi Perempuan untuk Keadilan (LBH APIK) –keduanya di Jakarta –serta Forum Pemerhati Masalah Perempuan (FPMP) di Makassar, dan Rifka Annisa di Yogyakarta. Kelahiran organisasi perempuan di Indonesia tak bisa dilepaskan dari konteks internasional, dengan digelarnya Konperensi Perempuan Sedunia I di Meksiko pada tahun 1975.
Setelah itu didirikan Dana PBB untuk Pemberdayaan Perempuan (Unifem). Selanjutnya dilaksanakan Konperensi “Kependudukan dan Pembangunan” di Kairo (1994) yang semakin menjurus pada target penetrasi budaya terhadap Dunia Muslim, dan Konperensi Perempuan Sedunia Beijing (1995) yang mencanangkan agenda besar sepuluh tahun. Agenda itu semestinya diterapkan tahun ini, 2005, namun akhirnya diundur dampai 2010.
Dalam penelitian A.E. Priyono, Stanley Adi Prasetyo, dan Olle Tornquist yang diterbitkan DEMOS, gerakan perempuan modern Indonesia dimasukkan sebagai salah satu varian dari “Gerakan Demokrasi di Indonesia Pasca Soeharto” (2003). Sementara Anders Uhlin menilai gerakan feminis juga tergolong salah satu kelompok “oposisi yang terserak” sebagai manifestasi dari “arus deras demokratisasi gelombang ketiga di Indonesia” (1997). Jadi, gerakan perempuan punya posisi yang cukup diperhitungkan secara politis.
Selain Kalyanamitra, Uhlin juga mengungkap gerakan feminis lain yang dipelopori Sekretariat Bersama Perempuan Yogyakarta (SBPY), Yayasan Annisa Swasti (Yasanti), Yayasan Perempuan Mardika (YPM), Solidaritas Perempuan (SP), dan Forum Diskusi perempuan Yogyakarta (FDPY). Dari nama-nama itu segera terlihat betapa “kota gudeg” Yogyakarta amat subur untuk persemaian wacana dan aksi feminisme.
Gerakan perempuan berkiprah mulai dari kajian akademis, pendidikan akan hak perempuan, pendampingan korban kekerasan, serta advokasi hukum dan perubahan kebijakan. Program kajian perempuan saat ini telah terlembaga, bukti kesuksesan gerakan feminisme, menjadi Pusat Studi Wanita di berbagai kampus perguruan tinggi ternama. Sementara program yang bersifat aksi berkembang menjadi lembaga bantuan hukum serta advokasi pekerja perempuan di dalam dan luar negeri. Suara feminis amat vokal.
Perkembangan gerakan feminisme lokal tak bisa dilepaskan dari dukungan lembaga donor (funding) internasional. Lembaga donor yang berasal dari Eropa (HIVOS, NOVIB), Kanada (CUSO), Amerika Serikat (USAID, Ford Foundation), Australia (Aus AID), sama gencarnya menggelontorkan dana seperti lembaga multilateral (UNDP, Unicef). Gerakan perempuan juga membangun jaringan kerja nasional, antara lain yang berakar pada induk Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI), sampai organisasi lingkungan hidup (Wahana Lingkungan Hidup Indonesia) dan hak asasi manusia. Puncak perjuangan kaum feminis bisa disebut dengan terbentuknya Komisi Nasional untuk Perlindungan Hak Perempuan (Komnas Perempuan) serta Komisi Nasional untuk Perlindungan Hak Anak (Komnas Anak).
Saat ini mereka memperjuangkan dengan gigih hingga disahkannya Undang-Undang Kekerasan dalam Rumah Tangga (UU KDRT) nomor 23 tahun 2004. Maraknya kasus kekerasan dalam keluarga (domestic violence), apalagi yang menimpa tokoh-tokoh selebritis telah memicu perhatian publik dan pemerintah. Isu kekerasan domestik tampaknya juga akan didorong ke aras kasus pemerkosaan dalam perkawinan (marital rape) yang cukup kontroversial, karena menggugat arti pernikahan dan hubungan suami-isteri yang semestinya.
Target besar yang tak bisa ditutupi lagi ternyata upaya untuk merevisi beberapa pasal penting dalam Undang-Undang Perkawinan Nomor 1 tahun 1974, terutama tentang ketentuan pernikahan yang harus seagama dan restriksi pernikahan beda agama. Disamping itu juga tentangan sistematis terhadap Peraturan Pemerintah Nomor 10 tahun 1993 yang dipersepsikan mendiskriminasi hak dan merendahkan posisi perempuan, karena kebolehan poligami. Pada tahap itulah, gerakan feminisme tak hanya berhubungan dengan tuntutan persamaan hak dan penghargaan terhadap peran perempuan, namun pula menerabas batas-batas ketentuan agama dan hukum.
Program terkini yang mengguncang kalangan muslim di Tanah Air ialah diluncurkannya Counter Legal Draft atas Kompilasi Hukum Islam (CLD KHI), yang antara lain diawaki oleh Siti Musda Mulia. Feminis yang satu ini bekerja sebagai peneliti di Departemen Agama. Jelas, gerakan feminis telah memasuki struktur birokrasi, tak hanya bermain di pinggiran dalam bentuk kelompok kajian atau aksi lembaga swadaya masyarakat.
Bagaimana respon aktivis organisasi perempuan Muslimah? Tak cukup hanya berkeluh kesah atau pusing kepala menyaksikan gebrakan nyeleneh semacam Amina Wadud yang memimpin khutbah dan shalat Jum’at berjamaah di sebuah gereja di negeri Paman Sam. Dari pusat kota New York hingga kota gudeg Yogya, kaum feminis telah memancangkan “panji perang” terhadap segala bentuk kekolotan, tradisi maupun religi. Maka, kaum Muslimah sedunia bersatu dan bangkitlah. [Sapto Waluyo]
HABIS
Sumber: Majalah SAKSI, Jakarta, 2004

Selasa, 17 Februari 2015



HIDUP kadang tak ubahnya seperti merawat bunga mahal. Perlu ketelitian dan kesabaran agar bunga tetap indah. Sedikit saja sembrono, bukan saja bunga indah menjadi layu. Tapi, penyakitnya bisa menular ke bunga lain.
Ada yang gelisah ketika sampai tiga kali Rasulullah saw. menyebut akan datang ahli surga. Dan tiga kali pula orang yang datang selalu dia. Beliau adalah Saad bin Abi Waqash. Kegelisahan pun menjadikan Abdullah bin Umar menyatakan diri ingin bertandang ke rumah Saad.
Satu hari ia bermalam di rumah Saad, tapi hasilnya biasa-biasa saja. Tidak ada ibadah istimewa yang berbeda dengan yang biasa diamalkan para sahabat lain. Hingga lebih dari dua malam, Ibnu Umar terus terang. “Saya cuma ingin tahu, amal istimewa apa yang Anda lakukan hingga Rasul menyebut Anda ahli surga,” begitulah kira-kira ucap putera Umar bin Khathab ini.
Saad dengan tanpa sedikit pun merasa bangga mengatakan, “Tidak ada perbuatan ibadah saya yang istimewa. Kecuali, tiap menjelang tidur, saya selalu membersihkan hati saya dari hasad, kecewa, dan benci dengan semua saudara mukmin selama pagi hingga malam. Itu saja!” Seperti itulah jawaban Saad. Sederhana, tapi istimewa.
Berbeda dengan Ibnu Umar, Thalhah pun pernah gelisah. Beliau khawatir kalau sebuah ayat yang baru saja turun berkenaan dengan dirinya. Ayat itu berbunyi, “Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sebagian harta yang kamu cintai. Dan apa saja yang kamu nafkahkan, maka sesungguhnya Allah mengetahui.” (QS. 3: 92)
Soalnya, ada satu kebun kurma subur milik Thalhah yang begitu menambat hatinya. Hampir tiap hari ia berkunjung ke situ. Shalat Zuhur dan Ashar di situ, tilawah dan zikir pun di kebun indah itu. Ia nikmati kicauan burung, dan pemandangan sejuk hijaunya dedaunan kurma.
Menariknya, kegelisahan itu tidak ia tanyakan ke Rasulullah. Tapi, langsung ia infakkan buat jalan dakwah. Ia nyatakan di hadapan Rasul kalau kebun kesayangannya itu diwakafkan buat kepentingan perjuangan Islam. Subhanallah!
Begitulah para sahabat Rasul. Mereka begitu gelisah ketika diri belum berhasil menangkap peluang kebaikan. Padahal, peluang itu sudah ditawarkan melalui ayat Alquran yang baru saja turun atau ucapan Rasul. Kegelisahan itu belum akan sembuh hingga mereka benar-benar telah mengambil peluang itu dengan sebaik-baiknya.
Itulah sikap ihsan yang dicontohkan para sahabat dalam menata diri. Mereka begitu menjaga mutu amal agar tetap the best. Selalu terdepan. Tidak heran jika semangat fastabiqul khairat atau lomba berbuat baik begitu memasyarakat di kalangan sahabat Rasul.
Mereka seperti terbingkai dalam sebuah ayat Alquran tentang generasi pewaris Nabi. Dalam surah Faathir ayat 32. “Kemudian Kitab itu Kami wariskan kepada orang-orang yang Kami pilih di antara hamba-hamba Kami. Lalu, di antara mereka ada yang menganiaya diri mereka sendiri dan di antara mereka ada yang pertengahan dan di antara mereka ada (pula) yang lebih dahulu berbuat kebaikan dengan izin Allah. Yang demikian itu adalah karunia yang amat besar.”
Sikap ihsan itulah yang menjadikan para sahabat Rasul selalu punya hubungan harmonis dengan Yang Maha Penyayang, Allah swt. Hati mereka begitu terpaut dengan mutu ibadah yang serba terbaik. Tidak heran jika berkah kemenangan selalu memancar di tiap sepak terjang perjuangan mereka. Siapa pun yang mereka lawan. Dan seperti apa pun kendala perjuangan yang mereka hadapi.
Begitu pun dalam hubungan muamalah sesama manusia. Mereka tidak sedang menyulam benang vertikal sementara tali horisontal terburai. Hubungan kepada Allah selalu the best, dan kepada manusia sangat terawat. Tidak ada hubungan dagang, perjanjian, hidup bertetangga yang cacat.
Mereka begitu sempurna karena setidaknya ada tiga hal. Pertama, pemahaman dan ketaatan yang begitu utuh terhadap aturan Islam. Mungkin ini wajar karena Islam yang mereka peroleh langsung dari sumbernya yang pertama, Rasulullah saw.
Kedua, kehausan mereka dengan ilmu selalu berdampak pada perubahan dalam diri dan amal di hadapan manusia. Ini mungkin yang mahal. Mereka belajar Islam bukan buat sekadar ilmu pengetahuan. Apalagi, cuma kliping materi. Tapi, benar-benar sebagai penuntun langkah yang segera mereka ayunkan.
Dan ketiga, adanya keteladanan dari pihak yang sangat mereka hormati. Inilah yang mungkin langka. Tapi, ini pula yang akhirnya menentukan. Membumi tidaknya sebuah nilai di tengah masyarakat sangat bergantung dari sepak terjang pelopornya. Cocokkah antara ucapan dan perbuatan. Jika klop, nilai akan berkembang pesat. Tapi jika sebaliknya, sebuah nilai hanya sekadar kumpulan pengetahuan yang cuma bagus dalam lemari pajangan.
Allah swt. berfirman, “Katakanlah, ‘Inilah jalan (agama)ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan hujjah yang nyata. Maha Suci Allah, dan aku tiada termasuk orang-orang yang musyrik.” (QS. Yusuf: 108)
‘Aku dan orang yang mengikutiku’. Itulah simbol keteladanan yang berbuah ketaatan dan semangat kerja yang selalu membara.
Dalam hal apa pun, Allah swt. meminta hamba-hambaNya untuk selalu ihsan. Termasuk dengan hewan. “Sesungguhnya Allah swt. mewajibkan berbuat baik atas segala sesuatu. Apabila kamu membunuh, hendaknya membunuh dengan cara yang baik. Dan jika menyembelih, maka sembelihlah dengan cara yang baik: menajamkan pisau dan menyenangkan hewan sembelihan itu.” (HR. Muslim). []

Sumber : Islmapos



Gerakan feminisme menebar dari Barat menuju Timur. Memperjuangkan wacana liberal, sosialis, radikal, hingga akar relijius. Kaum perempuan Muslimah menjadi sasaran utama dari pembaharuan pemikiran dan pembentukan tradisi yang menentang arus utama.
SEJARAH feminisme bisa dilacak ke awal munculnya Revolusi Industri di Inggris pada abad 17, ketika manusia turun derajatnya sebagai mesin produksi. Derita berganda dirasakan kaum perempuan yang disuruh menjaga rumah, karena kaum lelakinya sibuk bekerja di pabrik. Sebagian diantara perempuan malang itu ada yang terpaksa menjadi pekerja seksual untuk melayani syahwat buruh lelaki yang kelelahan diperas majikannya. Mereka membuthkan hiburan murah dan sesat bernama prostitusi. Kala itu feminisme bermakna perlawanan menghadapi belenggu industrialisasi dan modernisasi awal.
Pemikir feminis modern pertama bisa dirujuk adalah Simone de Beauvoir (1908 – 1986), pacar Jean Paul Sartre sang penggagas filsafat eksistensialisme. Simone menulis buku “The Second Sex” yang melukiskan kerendahan status kaum perempuan di tengah dunia yang dikuasai para lelaki. Baik dalam hal pekerjaan, maupun peran sosial-politik, perempuan sering dinomorbelakangkan, hatta di negeri yang maju seperti kawasan Eropa. Karena itulah, feminisme dihayati sebagai upaya mencari identitas diri yang sejati dan merumuskan posisi yang ideal di tengah masyarakat bergolak.
Secara praktik, seperti digambarkan Barbara Drygulski Wrigth dalam buku “Women, Work, and Technology” (1987), penemuan mesik tik tahun 1870 telah mengubah proses feminisasi pekerjaan di kantor, khususnya di negara bagian Boston, Amerika Serikat. Proporsi perempuan pekerja meningkat pesat dari 10,6% (524 orang) pada 1880, menjadi 17,5% (1.975 orang) tahun 1885 dan menjadi 25,2% (4.217 orang) pada 1890.
Dalam waktu 10 tahun, rasio perempuan karir melesat dua kali lipat. Berkat mesin tik, posisi posisi perempuan seolah terangkat menjadi sekretaris – istilah keren untuk pekerjaan yang bergaji lumayan. Itu merupakan cermin dari perubahan drastik yang kemudian menggejala ke seluruh dunia. Perempuan tak lagi terikat pada tugas domestik, mereka mulai meninggalkan rumah dan menitipkan bayinya kepada anggota keluarga atau tempat penitiapan anak.
Menurut telaah Kristin Switala, kreator dan editor dari Feminist Theory Website, bidang garap feminisme amat luas, mencakup urusan seni dan estetika, antropologi budaya, kesehatan fisik dan psikologis, media komunikasi, sejarah, ekonomi, dan politik. Tentu saja sampai menyentuh bidang huku dan persamaan hak, termasuk bagi kaum lesbian yang menyukai sesama jenis perempuan.
Guru besar bidang filsafat di University of Tennessee itu sendiri ahli falsafah Perancis dan Jerman. Salah satu tesis pentingnya tentang “A Study of the Discursive Shift in Etiological Theories of Schizophrenia: 1965-1984,” yang mengkaji aspek biologis, genetik, psikoanalitik, sosiologik, dan filosofis dari fenomena schizophrenia. Kaum pemberontak feminis menang sering mengalami goncangan psikologi menghadapi tekanan lingkungannya. Masyarakat Barat pada umumnya mengalami masalah kejiwaan akibat perkembangan kapitalisme dan materialisme yang kering dari nilai spiritual.
Pada 1989, Switala memperoleh gelar Doktor filsafat dari Vanderbilt University. Ia menulis disertasi “The Mutation of Language in Foucault.” Dari situ jelas bahwa Switala tergolong penganut postmodernisme yang merupakan salah satu aliran dari gerakan feminisme. Aliran utama lainnya adalah Liberal, Sosialis, Radikal, dan Relijius (Lihat tabel 1).
Sejarah gerakan perempuan di Indonesia terlacak mulai dari berdirinya Poetri Mardika (1912) hingga penyelenggaraan Kongres Perempuan pertama pada 22 Desember 1928 di Yogyakarta. Di zaman Jepang, tampil Gerakan Wanita Sosialis (GWS) yang amat menonjol, meski bergerak di bawah tanah. Lalu, lahir Gerakan Wanita Sedar (Gerwis) yang seideologi pada tahun 1950 dengan anggota awal berjumlah 500 perempuan. Pada 1954 Gerwis berubah menjadi Gerwani (Gerakan Wanita Indonesia), dimana anggotanya bertambah menjadi 700.000 orang pada 1960. Setelah itu Gerwani semakin radikal dan sangat dipengaruhi pemikiran tokoh Partai Komunis Indonesia (PKI), walaupun akhirnya pendiri Gerwani S.K. Trimurti kemudian menolak paham dan praktek komunisme yang antikemanusiaan.
Organisasi perempuan di era Orde Baru didominasi Dharma Wanita atau Dharma Pertiwi yang menampung para isteri pejabat dan pegawai negeri. Perempuan dibawah rezim Soeharto hanya menjadi aksesori dan pelengkap seremoni belaka, kecuali Nyonya Tien Soeharto yang menguasai penumpukan modal dan aset negara. Perempuan juga menjadi legitimasi program pembangunan yang berciri khas kapitalisme dan materialisme, seperti Keluarga Berencana (KB) yang dipaksakan untuk menciptakan komposisi demografi yang kondusif bagi pertumbuhan ekonomi nasional. [Sapto Waluyo]
BERSAMBUNG
Sumber: Majalah SAKSI, Jakarta, 2004


PASUKAN Pendudukan Israel (IOF) dikabarkan telah menyerang petani dan gembala di berbagai daerah di Jalur Gaza pada hari Senin (16/2/2015).
Sumber-sumber keamanan Palestina mengatakan IOF menembakkan senjata api kepada petani di Khan Younis, Gaza Selatan. IOF juga menyerang gembala di sebelah timur kamp pengungsi al-Maghazi di Gaza Tengah. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
Saksi mata mengatakan kepada wartawan PIC bahwa pasukan Israel ini berasal dari kota Khuzaah. Mereka, sewenang-wenang menembak di dalam helikopter Israel yang terbang di atas wilayah itu menuju ke pinggiran timur kota Rafah.
Penembakan itu telah menambah daftar panjang pelanggaran perjanjian gencatan senjata yang ditandatangani antara perlawanan Palestina dan pendudukan Israel di bawah pengawasan Mesir Agustus lalu, yang mengakhiri agresi 51 hari Israel di Gaza.

Sumber : Islampos

Senin, 16 Februari 2015

FEBRUARI identik sebagai bulan kasih sayang. Kaum kafir merayakannya dengan memperingati hari Valentine. Padahal, dalam Islam tidak ada istilah seperti ini. Saat laki-laki dan perempuan ingin berbagi kasih sayang, maka jawabannya hanya dengan pernikahan, bukan dengan berbagi coklat, bunga, atau kartu ucapan Valentine.

Dan, tahukah Anda bahwa pernikahan ternyata bisa menyehatkan mental dan bukan dengan merayakan Valentine?
“Dialah yang menciptakan kamu dari diri yang satu dan darinya Dia menciptakan istrinya agar dia sakinah kepadanya …” (QS. al-A’raaf: 189).
Pada ayat di atas dijelaskan bahwa hanya melalui pernikahan yang sah, laki-laki dan perempuan akan mendapat sakinah. Dengan mendapat sakinah seseorang dijamin kesehatan mentalnya.
Kata sakinah dalam bahasa Arab mempunyai beberapa arti, yaitu: rukun, akrab, intim, jinak, berkumpul, bersatu, bersahabat, ramah-tamah, percaya, senang, dan reda. Jadi, secara keseluruhan sakinah berarti suasana rumah tangga dari laki-laki dan perempuan yang saling mencintai, yang hidup bersatu, rukun, bersahabat, akrab, ramah, intim, saling mempercayai, menyenangkan, meredakan, dan selalu berkumpul.
Ringkasnya, sakinah adalah keadaan rumah tangga yang bahagia dan tenteram. Hal ini hanya dapat diwujudkan hanya dalam ikatan pernikahan Islami. Suasana keluarga seperti ini menjadi kebutuhan hidup manusia, sebab kehidupan rumah tangga yang bahagia dan tenteram berpengaruh besar terhadap kondisi mental suami istri. Berawal dari sinilah, seseorang akan memiliki ketenteraman hati dan kejernihan dalam berpikir.
Jika menginginkan hidup dalam kondisi mental yang sehat, maka rumah tangga sakinah adalah kunci utamanya. Namun, jika kita menginginkan hidup tenteram tetapi tak ingin terikat dalam pernikahan, berarti mental kita tidak sehat. Tuntutan naluri tersebut tidak mungkin diwujudkan dalam pacaran, kumpul kebo, atau pergundikan. Hubungan seperti itu tidak dapat menyatukan laki-laki dan perempuan dalam suasana rukun, tanggung jawab, saling mempercayai, dan bersatu untuk selamanya.
Jelaslah bahwa pernikahan berpengaruh besar terhadap kesehatan mental. Jadi, siapa saja yang ingin kesehatan mentalnya baik, hendaklah menikah.
[Sumber: 15 keutamaan pernikahan dalam islam/Karya: Drs. Muhammad Thalib/Penerbit: Irsyad Baitus Salam]


ILMU merupakan sesuatu yang harus kita cari kemana pun dan dimana pun. Ilmu itu harus kita junjung samoai akhir hayat hidup kita di dunia. Dengan ilmu kita dapat mengetahui mana yang baik dan mana yang buruk. Dengan ilmu kita tidak akan tersesat ke dalam jurang kehancuran. Namun, tahukah Anda bahwa ada ilmu yang membawa sengsara?
Ilmu yang membawa kepada arah kesengsaraan ialah ilmu-ilmu yang dipergunakan di jalan kesalahan. Lha, apa maksudnya? Ilmu yang dipergunakan di jalan kesalahan berarti ilmu yang tadinya harus dimanfaatkan untuk kebaikan malah dipergunakan untuk melakukan hal-hal negatif yang dapat merugikan orang lain, bahkan dirinya sendiri.
Ilmu seperti itulah yang digunakan oleh orang-orang yang memilki pemikiran untuk menghancurkan orang lain memenuhi kepuasan dirinya sendiri. Biasanya mereka rela mencari ilmu, menghabiskan waktu dan tenaganya. Namun, setelah mendapatkannya, ia malah pergunakan untuk medzalimi orang lain. Inilah ilmu yang tidak manfaat. Menurutnya memang bermanfaat karena kepuasan batinnya terlaksana, tapi bagaimana dengan nanti di hari akhir? Siapa yang tahu bahwa ilmu itu dapat pula memberikan kebaikan pada dirinya. Atau bahkan mungkin sebaliknya, memberikan dampak buruk padanya.
Ilmu yang membawa kesengsaran selain yang tersebut di atas, juga ilmu yang tidak dimanfaatkan. Maksudnya, ilmu yang didapat itu tidak diamalkan kembali. Artinya orang yang seperti itu adalah orang yang pelit ilmu. Tidak mau berbagi ilmu dengan yang lainnya. Maka, biasanya orang yang seperti itu, ilmu yang didapatnya akan mudah lupa karena tidak diamalkan. Sehingga, apa yang ia pelajari sekian lamanya, hilang begitu saja dalam pikiran atau pun ingatannya.
Oleh karena itu, jika kita menginginkan ilmu yang barakah, carilah ilmu yang bermanfaat, baik bagi diri sendiri maupun orang lain. Carilah ilmu dari sejak lahir hingga dikubur nanti. Cari ilmu yang benar-benar itu sesuai dengan tuntunan dari Allah dan Rasul-Nya. Jangan kita salah oilih dalam berilmu, karena ada juga ilmu yang kelihatannya baik tapi memberikan dampak buruk bagi dirinya.
Ketika ilmu sudah didapat, maka amalkanlah. Jangan kita pendam sendiri. Karena usia manusia pasti akan berkurang, seiring dengan itu daya ingat manusia juga akan berkurang. Maka, kita perlu orang yang dapat dijadikan pewaris dari ilmu yang kita miliki. Sehingga, samai kapan pun, bahkan sampai ajal menjemput ilmu itu akan tetap hidup bersama kenangan kita di dalamnya, sebagai orang pemberi ilmu. Wallahu ‘alam. [Disarikan dari KH. Abdul Ghafur]

Minggu, 15 Februari 2015

TIDAK sedikit kalangan remaja yang menjadi penggemar kartun sadis jepang ‘manga’yang mengajarkan bahwa mati itu menemukan kedamaian, peaceful, dan sebagainya. Muncullah grup penggemar manga di kalangan remaja. Dan bunuh dirinya seorang pelajar penggemar ‘manga’ menjadikan publik penasaran tentang apa itu manga. Muncullah pertanyaan, Kartun sadis jepang itukan penyebab bunuh dirinya seorang remaja? Ataukan ada alasan-lain dibalik cara pintas remaja mengakhiri hidupnya?
Bunuh diri merupakan masalah kompleks yang dipengaruhi berbagai faktor risiko, seperti kehilangan pekerjaan, kehilangan sumber pendapatan, kehilangan keyakinan diri dan harga diri, merasa malu, tak berharga, tak berdaya, hingga putus asa. Begitu pula permasalahan remaja saat ini semakin kompleks. Mereka dihadapkan dengan masalah sekolah, keluarga, pergaulan, bahkan permasalahan ekonomi. Seringkali permasalahan-permasalahan tersebut membuat remaja yang berpemikiran sempit menjadi stress dan bingung mengatasinya. Diantara mereka ada yang lari ke dugem, narkoba, bahkan ada yang memilih solusi instan untuk bunuh diri.
Rentannya kondisi psikologis remaja tentunya disebabkan oleh banyak faktor ,karena keretakan keluarga, pengaruh media dan lemahnya penanaman nilai agama di sekolah. Lemahnya penanaman nilai agama di sekolah menjadikan remaja salah memilih standar kebahagiaan. Sistem demokrasi saat ini memang mengajarkan bahwa standar kebahagiaan adalan terpenuhinya semua kebutuhan akan materi duniawai semata.
Remaja muslim tentu saja tidak boleh putus asa ketika menemui banyak masalah dan banyak memohon kemudahan pada Allah. Islam mengajarkan tidak boleh berputus asa. Coba setiap remaja yang menemui kegagalan merenungkan takdir ilahi. Karena yang Allah takdirkan selalu baik. Kita saja yang merasa pahit, tapi pasti ada hikmah di balik itu semua. Jika seseorang mengimani takdir ini dengan benar, maka ia pasti akan memperoleh kebaikan yang teramat banyak.
Fenomena bunuh diri yang dikabarkan media elektronik maupun media cetak membuktikan bahwa sistem yang berlaku sekarang, yaitu sistem demokrasi ternyata tidak mampu mengatasi problem psikis sosial yang akut diderita oleh kalangan remaja. Benar apa kata Al Qur’an bahwa sistem apapun yang dibuat manusia meski dengan mengerahkan kekuatan manusia sejagat hasilnya tidak lebih dari sistem “Sarang Labal-aba”, yang tidak akan kuat oleh tiupan angin semilir sekalipun, akankah manusia tetap dalam kesombongannya dengan menganulir Syari’at Islam sebagai alternatif peradaban masa lalu-masa sekarang dan masa yang akan datang. []

Sumber : islampos


MENJALANKAN suatu prinsip entrepreunership merupakan pekerjaan yang amat mulia . Rasulullah mengajarkan bagaimana cara seseorang untuk berdagang. Bahkan Rasulullah melakukan perdagangan sampai ke berbagai Negara seperti Persia, Syam, Suariah dan sebagainya.
Doktrin agama yang mewarnai bahkan menjadi sumber etik dalam dunia bisnis merupakan sebuah kendali yang memandu perjalanan bisnis.
Berhasil tidaknya suatu bisnis akan tergantung pada sejauhmana pelaku ekonomi mampu menjalankan bisnisnya dalam kerangka etika agama.  Bisnis, sebagai obyek manusia, sulit lepas dari etika yang inheren dalam diri manusia, karena manusia, secara esensial, merupakan umat yang beretika dan bermoral.
Dalam berbisnis atau berdagang seseorang perlu memperhatikan usaha kedepan agar dapat menambah nilai manfaat.
Selain itu tekun, antusias lentur, dan tangguh pun menjadi tameng berbisnis agar menjadi suatu kekuatan dalam menjalankan bisnis.
Paradigma ini kemudian membingkai perilaku manusia dalam berbagai kegiatan bisnisnya dengan bingkai etika. Dalam konteks inilah, etika bisnis menjadi sebuah kerangka yang harus melekat dalam dunia bisnis ketika suatu bisnis diniscayakan mampu mewujud dalam suatu keberhasilan.
Keberhasilan, atau dalam karya Munrokhim disebut sebagai kesejahteraan, harus didasarkan pada suatu pandangan yang komprehensif tentang suatu kehidupan. Kesejahteraan menurut ajaran Islam menyentuh dua realitas makna.
Pertama, kesejahteraan holistik dan seimbang, yakni kecukupan materi yang didukung oleh terpenuhinya kebutuhan spiritual serta mencakup individu dan sosial. Sosok manusia terdiri dari unsur fisik dan jiwa, oleh karenanya, kebahagiaan haruslah menyeluruh dan seimbang di antara keduanya.
Demikian juga manusia memiliki dimensi individual sekaligus sosial. Manusia akan merasa bahagia jika terdapat keseimbangan antara dirinya dengan lingkungan sosialnya, dan kedua, kesejahteraan di dunia dan di akhirat, sebab manusia tidak hanya hidup di alam dunia saja, tetapi juga di alam akhirat.
Kecukupan materi di dunia ditujukan dalam rangka memperoleh kecukupan di akhirat. Jika kondisi ideal ini dapat dicapai, maka kesejahteraan di akhirat tentu lebih diutamakan, sebab ia merupakan suatu kehidupan yang abadi dan lebih bernilai dibandingkan kehidupan di dunia.
Kedua makna kesejahteraan tersebut mencerminkan keterlibatan kerangka etika Islam yang harus melekat dalam setiap kegiatan bisnis manusia. Setiap kegiatan manusia di dunia memang diberi kebebasan, namun bukan berarti bebas tanpa batas, tetapi dibatasi oleh norma-norma agama. Norma agama dalam bisnis Islam dikenal dengan etika bisnis Islam.
Di sini, peran etika bisnis Islam sangat urgen karena sangat menentukan suatu keberhasilan yang dicita-citakan Islam. Islam mengajarkan bahwa untuk mencapai keberhasilan, manusia harus menyadari hakikat keberadaannya di dunia, mengapa manusia diciptakan. Manusia tercipta karena kehendak Pencipta, sehingga manusia akan menuai keberhasilan jika ia mengikuti petunjuk sang Pencipta. Dalam konteks bisnis, etika bisnis Islam merupakan suatu etika yang bersumber pada kehendak Pencipta.
Oleh karena itu, beberapa prinsip etika bisnis yang digariskan Islam merupakan prasyarat untuk membagun keberhasilan di dunia dan di akhirat.
Prinsip-prinsip itu mencakup; pertama, jujur dalam takaran, kedua, menjual barang yang mutunya baik, ketiga, dilarang menggunakan sumpah palsu, keempat, longgar dan bermurah hati, kelima, membangun hubungan baik antar kolega, keenam, tertib adminstrasi, dan ketujuh, menetapkan harga secara transparan.
Doktrin agama yang tercermin dalam beberapa prinsip dasar etika bisnis yang demikian, sacara nyata, berbengaruh terhadap konstruksi keberhasilan ekonomi. Pengaruh agama tidak hanya diyakini dalam Islam dan umat Islam, tetapi juga diamini oleh para ekonom Barat.
Contohnya, semangat kapitalisme yang dibangun Islam juga dibuktikan oleh Zamakhsyari Dhofir. Ia mengatakan bahwa kehidupan pesantren ditandai oleh suatu tipe etika (etos) dan tingkah laku kehidupan ekonomi yang bersifat agresif, penuh watak kewiraswastaan dan menganut paham kebebasan berusaha. Dari watak tingkah laku ekonomi seperti itulah banyak lulusan pesantren yang menjadi pengusaha (pedagang).
Ketika kesuksesan sudah kita raih maka langkah selanjutnya yaitu mensyukuri, dan capai mimpi yang lebih tinggi, rancang, aplikasikan, dan perbaiki terus kesalahan sebelumnya agar kualitas bisnis bias lebih baik lagi. (Sumber: Manajemen Apresiatif/Karya: Risfan Munir/Penerbit: Kaifa Entrepreneurship)


PEMUKIM Israel di Ras al-Amoud, Yerusalem menyatakan akan membentuk milisi baru untuk menghadapi dugaan serangan terhadap pemukiman mereka, ungkap sumber-sumber media Israel.
Milisi tersebut terdiri atas mantan tentara Israel yang mengenakan rompi tahan peluru, helm, serta peralatan lainnya.
Menurut reporter PIC, milisi baru ini bertujuan untuk menangkap orang-orang Palestina yang melemparkan batu dan bom molotov kepada polisi maupun tentara Israel.
Surat kabar itu juga menyatakan bahwa penyelesaiannya baru-baru ini berubah menjadi tempat ketegangan yang  permanen.

Jumat, 13 Februari 2015

Manfaat Puasa


  1. Meningkatkan kemampuan otak
  2. Manfaat puasa dapat meningkatkan kemampuan otak
    Puasa dapat meningkatkan neurotropik yang diturunkan dari otak, yang membantu tubuh untuk memproduksi lebih banyak sel-sel otak, dan pada akhirnya dapat meningkatkan fungsi otak. Penurunan jumlah hormon kortisol pada saat berpuasa yang dihasilkan oleh kelenjar adrenal dapat membuat seseorang menurunkan tingkat stres.

  3. Membantu menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah
  4. Manfaat puasa dapat membantu menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah
    Sakit jantung merupakan salah satu penyakit yang paling mematikan. Berpuasa memiliki dampak yang baik untuk kesehatan jantung, ketika berpuasa, tubuh melakukan peningkatan HDL dan penurunan LDL yang bagik untuk kesehatan jantung dan pembuluh darah.

  5. Menurunkan kadar kolesterol
  6. Manfaat puasa dapat menurunkan kadar kolesterol
    Ilustrasi (c) Istockphoto
    Penurunan berat badan pada saat berpuasa merupakan salah satu manfaat puasa. Sebuah penelitian di Uni Emirat Arab menyimpulkan bahwa orang yang berpuasa terjadi pengurangan kadar kolesterol dalam darah. Kadar kolesterol rendah meningkatkan kesehatan jantung, sehingga dapat mengurangi risiko terserang penyakit jantung atau stroke. Terlebih lagi jika mengikuti program diet sehat, tingkat kolesterol pun dapat diturunkan dengan mudah.

  7. Dapat berpikir lebih tajam dan lebih kreatif
  8. Manfaat puasa dapat berpikir lebih tajam dan lebih kreatif
    Puasa dapat membuat pikiran menjadi lebih tenang dan melambat, menurut sebuah penelitian pikiran yang melambat dapat membuatnya bekerja lebih tajam. Rasa lapar ketika berpuasa merupakan masalah yang wajar apabila rasa lapar memaksa untuk berpikiran lebih tajam dan lebih kreatif.

  9. Mengurangi kebiasaan buruk
  10. Manfaat puasa dapat mengurangi kebiasaan buruk
    Berpuasa adalah salah satu cara yang tepat untuk mengubah gaya hidup yang tidak sehat dan pola makan buruk. Selama kegiatan berpuasa dapat menghentikan kebiasaan seperti merokok dan makan makanan yang manis.

  11. Mengontrol berat badan
  12. Manfaat puasa dapat mengontrol berat badan
    Berpuasa dapat membuat tubuh untuk lebih mudah menurunkan berat badan. Tidak perlu melakukan diet yang berlebih untuk menurunkan berat badan. Dengan makan makanan secukupnya dan tetap mengonsumsi makanan yang sehat selama berpuasa.

  13. Menyehatkan ginjal
  14. Manfaat puasa dapat menyehatkan ginjal
    Ginjal berfungsi untuk sebagai saringan zat berbahaya dari yang kita makan dan minum. Fungsi ginjal akan maksimal apabila kekuatan osmosis urin dalam tubuh mencapai 1000 sampai 12.000 ml osmosis/kg air. Dengan berkurangnya asupan air pada saat menjalankan ibadah berpuasa, target untuk mencapai kekuatan osmosis dalam urin dapat tercapai sehingga pada akhirnya akan berdampak baik untuk kesehatan ginjal.

  15. Mengeluarkan racun dalam tubuh
  16. Manfaat puasa dapat mengeluarkan racun dalam tubuh
    Manfaat puasa juga dapat mengeluarkan racun dalam tubuh yang menumpuk atau mendetoksifikasi. Selama berpuasa, Anda dapat mendetoksifikasi atau mengeluarkan racun dalam sistem pencernaan dalam satu bulan. Ketika tubuh memakan cadangan lemak untuk mendapatkan energi, cadangan lemak akan membakar setiap racun yang berbahaya dalam tubuh.

  17. Mencegah diabetes
  18. Manfaat puasa dapat mencegah diabetes
    Ilustrasi (c) lchdhealthcare
    Diabetes dapat disebabkan karena tingginya kadar gula dan kolesterol yang terdapat dalam tubuh. Dengan kegiatan berpuasa konsumsi gula dan makanan yang berlemak akan dapat terkontrol sehingga pada akhirnya dapat mencegah diabetes dan penyakit turunannya.

  19. Menyerap banyak nutrisi
  20. Manfaat puasa dapat menyerap banyak nutrisi
    Metabolisme akan menjadi lebih efisien ketika berpuasa. Metabolisme yang efesien berarti jumlah nutrisi yang akan diserap dari makanan menjadi semakin besar. Hal ini dikarenakan terjadinya peningkatan hormon adiponectin yang diproduksi oleh kombinasi antara puasa dengan sahur, sehingga memungkinkan untuk menyerap lebih banyak nutrisi.

  21. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
  22. Manfaat puasa dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh
    Pada saat berpuasa, tubuh akan lemas yang menurut beberapa orang akan menjadi lebih mudah sakit. Hal ini salah dan ternyata puasa dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Ketika berpuasa maka akan terjadi peningkatan Limfosit bahkan sampai 10 kali lipat dalam tubuh, hal ini dapat memberikan pengaruh yang besar dan baik terhadap sistem kekebalan tubuh, sehingga puasa dapat menghindarkan dari berbagai virus.

  23. Mengatasi sakit sendi atau encok
  24. Manfaat puasa dapat mengatasi sakit sendi atau encok
    Dengan berpuasa secara teratur dapat meningkatkan sel penetral alami dalam tubuh yang pada akhirnya akan membuat sakit encok sedikit demi sedikit menuju kesembuhan. Sebuah penelitian menyimpulkan bahwa adanya korelasi antara meningkatnya kemampuan sel penetral atau pembasmi bakteri dengan membaiknya radang sendi atau penyebab encok itu sendiri.

Read more: http://ayokesehatan.blogspot.com/2014/07/12-manfaat-puasa-bagi-kesehatan-tubuh.html#ixzz3RbNwhQ3t



Assalamu 'alaikum warahmatullah wabarakatuh...

Bagaimana kabar Anda hari ini sobat cahayaislam?
Semoga ALLAH senantiasa melimpahkan kesehatan kepada kita sehingga kita bisa beribadah dan bermuamalah dengan baik dan benar.

Sudahkah Anda makan?
Bagaimana kebiasaan Anda saaat makan ataupun minum?
Apakah Anda sering sekali makan dan minum sambil berdiri seperti tren para artis Hollywood?
Atau, apakah Anda makan dan minum mengikuti cara Rasulullah SAW?

Silahkan jawabannya disimpan dulu ya. Mari kita sama-sama menyimak catatan berikut ini sampai selesai.

Tahu tidak kenapa Nabi Muhammad SAW menganjurkan  makan dan minum dalam posisi duduk? Tahu tidak? Hayo... jangan ikut-ikutan aja nih, harus tahu alasannya lho... Simak terus ya kalau ingin tahu alasannya.

Dari Anas dan Qatadah, Rasulullah saw bersabda: Sesungguhnya beliau melarang seseorang minum sambil berdiri. Qotadah berkata:”Bagaimana dengan makan?” Beliau menjawab: “Itu lebih buruk lagi”. (HR.Muslim dan Turmidzi)

Bersabda Nabi Muhammad SAW dari Abu Hurairah; “Jangan kalian minum sambil berdiri! Apabila kalian lupa, maka hendaknya ia muntahkan!”   (HR. Muslim).

Anjuran Rasulullah SAW sendiri tidak main-main lho. Pasti ada alasan kenapa beliau melarang kita makan dan minum sambil berdiri. Nih dia rahasia medisnya:

Dr. Abdurrazzaq Al-Kailani berkata: “Minum dan makan sambil duduk, lebih sehat, lebih selamat, dan lebih sopan, karena apa yang diminum atau dimakan oleh seseorang akan berjalan pada dinding usus dengan perlahan dan lembut. Adapun minum sambil berdiri, maka ia akan menyebabkan jatuhnya cairan dengan keras ke dasar usus, menabraknya dengan keras, jika hal ini terjadi berulang-ulang dalam waktu lama, maka akan menyebabkan melar dan jatuhnya usus, yang kemudian menyebabkan disfungsi pencernaan.”

Bahkan Dr. Ibrahim Al-Rawi menerangkan;
Jika manusia pada saat berdiri, ia dalam keadaan tegang. Organ keseimbangan dalam pusat syaraf sedang bekerja keras, supaya mampu mempertahankan semua otot pada tubuhnya, sehingga bisa berdiri dengan stabil dan sempurna. Hal ini merupakan kerja yang sangat teliti yang melibatkan semua susunan syaraf terpenting pada saat makan dan minum. Sehingga untuk mendapatkan ketenangan itu adalah pada saat duduk, dimana syaraf berada dalam keadaan tenang dan tidak tegang, sehingga sistem pencernaan dalam keadaan siap untuk menerima makanan dan minuman dengan tepat dan terkontrol.

Bahkan Dr. Ibrahim Al-Rawi menekankan bahwa makanan dan minuman yang disantap pada saat berdiri, bisa berdampak pada refleksi saraf yang dilakukan oleh reaksi syaraf kelana (saraf otak kesepuluh) yang banyak tersebar pada lapisan endotel yang mengelilingi usus.

Refleksi ini apabila terjadi secara keras dan tiba-tiba, bisa-bisa menyebabkan tidak berfungsinya saraf (Vagal Inhibition) yang cukup parah, untuk menghantarkan detak mematikan bagi jantung, sehingga menyebabkan pingsan atau mati mendadak. Ternyata bisa separah ini lho akibat dari makan dan minum jika sambil berdiri. Maa syaa ALLAH.... BAHAYA juga yaWch......!!!

Begitu pula makan dan minum berdiri secara terus-menerus terbilang membahayakan dinding usus dan memungkinkan terjadinya luka pada lambung. Para dokter melihat bahwa luka pada lambung 95% terjadi pada tempat-tempat yang biasa bebenturan dengan makanan atau minuman yang masuk.

Berikut ini adalah ilustrasi jika kita minum dengan cara duduk:

Air yang masuk dengan cara duduk, akan disaring oleh sfringter. Sfringter sendiri adalah suatu struktur maskuler (berotot) yang bisa membuka (sehingga air kemih bisa lewat) dan menutup. Setiap air yang kita minum akan disalurkan pada ‘pos-pos’ penyaringan yang berada di ginjal.
Nah, jika kita minum sambil berdiri, air yang kita minum tanpa disaring lag, dan Langsung menuju kandung kemih. Ketika langsung menuju kandung kemih, maka terjadilah pengendapan disaluran ureter karena banyak limbah-limbah yang menyisa di ureter. Inilah yang bisa menyebabkan penyakit kristal ginjal, salah satu penyakit ginjal yang berbahaya. Susah kencing adalah salah satu akibat dari minum sambil berdiri.

Begitu juga kondisi keseimbangan pada saat berdiri disertai pengerutan otot pada tenggorokan yang menghalangi jalannya makanan ke usus secara mudah, dan terkadang menyebabkan rasa sakit yang sangat yang mengganggu fungsi pencernaan, dan seseorang bisa kehilangan rasa nyaman saat makan dan minum.

Nah... gimana...??? Cukup memberikan jawaban kan, kenapa kita tidak boleh makan dan minum dengan berdiri...??

Sekarang kita jadi tahu apa manfaatnya dari sunnah Rosul, makan dan minum dengan duduk. Mari kita mulai aplikasikan dikeseharian kita yuk. Kalau ada yang lupa dan tidak sengaja, boleh lho saling mengingatkan. Kan muslim yang baik adalah yang saling nasehat menasehati dalam hal kebaikan...

Wallahu a'lam....

Sekian catatan saya pada kali ini. Semoga membawa berkah dan manfaat.

Wassalamu 'alaikum warahmatullah wabarakatuh...



============
Sumber:
  • Kitab Shahih Muslim
  • Mbah google


Jumlah anak-anak Muslim yang bersekolah di Inggris dan Wales naik dua kali lipat sejak tahun 2001, kata sebuah laporan.
Data sensus dari tahun 2011 menunjukkan satu dari 12 pelajar adalah Muslim.
Jumlah Muslim secara keseluruhan di Inggris meningkat dari 1,55 juta di tahun 2001 menjadi 2,7 juta di tahun 2011.
Sementara kurang dari setengah Muslim Inggris yang lahir di negara itu, 73% menyatakan diri sebagai warga Inggris.
Dr Sundas Ali, pengamat bagi laporan Muslim Council of Britain mengatakan, ini adalah suatu “gambaran yang jujur” tentang kehidupan Muslim.
Laporan ini mengisyaratkan jumlah warga Muslim Inggris tumbuh dengan cepat sejak 2001, sepertiganya berumur 15 tahun atau di bawahnya saat sensus 2011.
BBC, Kamis (12/2) melansir, laporan ini adalah “gambaran yang belum pernah didapat sebelumnya” tentang warga Muslim di Inggris dan Wales terkini. Gambaran ekonomi yang didapat dari laporan tersebut “beragam”.
“Banyak Muslim Inggris yang bekerja sebagai wiraswastawan,” sebut laporan itu. (bbc)


salam-online


PENYERANGAN yang dilakukan gerombolan Syiah ke kompleks majelis Az Zikra di Sentul Bogor, ditanggapi beragam oleh beberapa pihak.


Ahlul Bait Indonesia (ABI) dalam rilisnya kepada Islampos menyesalkan insiden penyerangan tersebut dan menegaskan bahwa para penyerang bukanlah dari jamaah Syiah.

Begitu juga anggota DPR Jalaludin Rahmat yang merupakan petinggi Ikatan Ahlul Bait Indonesia (IJABI), menyatakan bahwa para penyerang kompleks majelis Az Zikra bukan orang Syiah.
Namun apakah seperti itu bagaimanakah fakta di lapangan? Dalam penelusuran Islampos, kami menemukan sejumlah fakta menarik.
Menurut warga Sentul, pria bernama Habib Ibrahim adalah orang yang sama dalam kasus penyerangan terhadap Masjid As Sa’adah, Perumahan Mutiara Sentul, pada 30 Januari 2015.
Menurut pengacara Front Pembela Islam sekaligus jamaah Masjid As Sa’adah, Ikhwan Kotatua, modus penyerangan Majelis Az Zikra, sama dengan yang terjadi di Masjid As Saadah.
Kala itu, Masjid As Sa’adah berencana menggelar Kajian Bahaya Syiah dengan mengundang pembicara Wakil Syuriah PWNU Jatim, Habib Ahmad Zein al Kaff.
“Mereka datang bergerombol dengan motor dan memakai atribut FBR,” ujar Ikhwan.
Saat itu, lanjut Ikhwan, Habib Ibrahim dan massanya menerobos masuk masjid dan memaksa DKM untuk membatalkan kajian bahaya Syiah.
“Mereka memaksa warga untuk menandatangani penolakan acara,” ujar Ikhwan.
Sayang laporan warga untuk mengusut kasus ini tak diladeni oleh pihak aparat keamanan.
“Kami bersama warga sudah mendatangi pihak kepolisian, namun Polisi mengatakan bukti kami tidak lengkap,” kata Ikhwan. “Akhirnya warga disuruh pulang,“ sambungnya.
Bukan kali ini saja umat Islam kecewa dengan tindakan kepolisian. Dalam kasus serangan anggota LDII ke Masjid kampus Universitas Ibnu Khaldun, pihak Majelis Ulama Indonesia (MUI) merasa tidak puas dengan kinerja korps Bhayangkara ini. Meski sejumlah bukti sudah disodorkan kepada Polres Bogor, namun kasus ini sekarang mangkrak.
“Kasus ini tidak jelas bagaimana kelanjutannya,” keluh Ketua MUI Kota Bogor bidang Pengkajian, Penelitian, dan Aliran Sesat, Wilyudin Dhani kepada Islampos.
Balik ke masalah penyerangan terhadap Masjid Az Zikra, keterlibatan kelompok Syiah dalam serangan ini semakin dikuatkan dengan pengakuan Staff Yayasan Az Zikra Irwan dan Ketua Yayasan Az- Zikra Khotib Kholil.
Saat menemui Faisal Salim (korban penganiayaan) di Polres Bogor, keduanya melihat para pelaku ibadah Shalat Subuh di Masjid Polres Bogor dengan mengunakan batu turba  (batu yang dijadikan tempat sujud penganut Syiah-red), satu paket tanah yang dipercaya berasal dari kota Karbala di Iraq. Jumlah mereka sekitar 3-4 orang.
Ketua Divisi Dakwah dan Pendidikan Majelis Zikir Az Zikra menambahkan, saat dirinya mendatangi Polsek Babakan Madang (Faisal Salim akhirnya dipindakan ke Polres Bogor, jam 1.30 dini hari), mendengar yel-yel khas Syiah yang dilantunkan para pelaku serangan.
“Saat kita melantunkan takbir dan yel-yel Az-Zikra, mereka membalasnya dengan yel-yel ‘Ya Hussein, Ya Ali’”.

Islampos mencoba melakukan konfirmasi dengan Habib Ibrahim dan pengikutnya, namun polisi melarang kami. “Tunggu proses penyidikan,” kata Kabagops Polres Bogor Kompol Imron Ermawan. Kami hanya diizinkan melihatnya dari luar ruang pemeriksaan.
Di situ, Habib Ibrahim tampak hanya mondar-mandir di ruangan pemeriksaan berkaca hitam. Mengenakan kaos oblong berwarna abu-abu, pria tambun ini berjalan sendirian di tengah para pengikutnya di sisi kiri dan kanan yang terlihat kelelahan.
Sementara, sang pemimpin hanya bertolak pinggang dengan menjatuhkan tatapannya ke bawah lantai berwarna putih. Begitulah gaya Habib Ibrahim menghabiskan waktunya berjam-jam di ruang pemeriksaan.
“Ibrahim!” sahut wartawan. Dan Habib Ibrahim segera mendongakkan kepalanya.[rn/Islampos]


Assalamu'alaykum :)

Hai sobat cahayaislam, 

Berjalannya waktu dan tragedy terus saja dialami manusia selama hidupnya,entah itu kesenangan , kedukaan,kegembiraan atau bahkan kesedihan, atau lebih kompleks daripada itu. Dan bukan hanya satu saja manusia dimuka bumi ini melainkan ada banyak sekali manusia yang saling becengkerama satu sama lainya dengan latar peristiwa mereka sendiri dan ekspresi yang dikeluarkanya pun berbeda antara satu dengan lainnya.
Begitulah pula tingkat pemahaman agama yang dimiliki oleh setiap individu dan kesiapan untuk mejalankannya dalam kehidupan sehari hari pun sangat bervariatif. Maka setiap individupun berbeda menghadapi setiap permasalahannya dalam kehidupan mereka, tetapi hendaklah kita awali dengan sikap tabah dan lapang dada. Memang, kebanyakan orang senang untuk dipuji dan dan diberi,namun ketika ia dicela dan dicaci, maka tingkat kemarahannya meningkat seara drastic. Tetapi hendaknya sifat sepeti ini harus segera digantikan oleh berlapang dadanya kita,

 ..dan orang-orang yang menahan amarahnya dan mema'afkan (kesalahan) orang.(Ali’ Imran : 134)

dan salah satu hadits Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam pun mengatakan orang yang kuat itu bukan orang yang kekar badannya ataupun yang dapat mendorong serta menarik benda yang amat berat, akan tetapi orang yang kuat itu yang dapat menahan dirinya di saat marah

“Oang yang kuat itu bukan yang banyak mengalahkan oran dengan kekuatannya. Orang yang kuat  hanyalah yang mampu mehan dirinya disaat marah”
(HR. Al- Bukhori No. 6114)

Memaafkan itu susah memang tapi sangat besar pahalanya bahkan Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam menjuluki orang yang dapat menahan amarahnya sebagai orang kuat. Ketika seseorang dapat melampiaskan kemarahanya akan tetapi ia lebih memilih diam, tatkala ganggguan menimpa dirinya berupah hinaan, cacian, haknya dirampas,pukulan dan banyak sekali yang kita tidak bisa jabarkan
Kebanyakan dari manusia seringkali mendefinisikan memaafkan itu sebagai salah satu ciri orang lemah,padahal berbanding 180 derajat dari yang mereka pikirkan. Andai manusia membalas setiap kejahatan yang menimpanya, maka ia dimata manusia orang itu tidak memiliki keutamaan bahkan mungkin temperamental, atau orang gila apalagi dimata Allah Swt.

Rabu, 11 Februari 2015




Rasulullah saw meminta umatnya agar mengawali posisi tidur miring ke kanan. Sunnah Rasulullah mendahulukan posisi tidur di atas sisi sebelah kanan (rusuk kanan sebagai tumpuan) dan berbantal dengan tangan kanan, tidak mengapa apabila setelahnya berubah posisinya di atas sisi kiri (rusuk kiri sebagai tumpuan).

Hal ini berdasarkan hadits Rasulullah: “Berbaringlah di atas rusuk sebelah kananmu,” (HR Al-Bukhari No. 247 dan Muslim No. 2710).

Demikian adab tidur yang dianjurkan Rasulullah, mengawali posisi miring ke kanan. Di balik sunnah Nabi ini ternyata banyak sekali hikmah dan manfaat yang bisa kita ambil dari sisi kesehatan.

Barra’ bin Azib berkata, “Nabi Muhammad صلی الله عليه وسلم bersabda kepadaku, “Jika kamu datang ke tempat tidurmu (hendak tidur), berwudhulah seperti wudhumu untuk shalat, kemudian kamu tidur miring pada bagian kanan.”

Tidur dengan posisi miring ke kanan merupakan posisi tidur yang benar dan tepat. Ukuran paru-paru sebelah kiri lebih kecil daripada paru-paru sebelah kanan. Karena itu, jantung menahan beban yang lebih sedikit dan lever pun berada dalam kondisi stabil dan tidak menggantung. Lambung juga berada dalam kondisi nyaman. Posisi seperti ini membantu mempercepat proses pengosongan lambung.

Tidur dengan posisi miring ke kanan merupakan praktik kedokteran yang paling berhasil. Posisi ini juga memudahkan sekresi yang berupa cairan lendir pada bronkus (cabang paru-paru) sebelah kiri.

Ditambah, terjadinya pembesaran paru-paru sebelah kiri dan bukan paru-paru sebelah kanan disebabkan oleh posisi bronkus yang berbeda. Bronkus sebelah kanan posisinya menyamping sehingga lendir mudah dikeluarkan, sedangkan bronkus sebelah kiri posisinya vertikal sehingga lendir lebih sulit dikeluarkan sebab harus didorong ke atas. Jika dibiarkan, hal ini dapat mengakibatkan terjadinya penimbunan lendir di batang tenggorokan yang mengakibatkan pula munculnya gangguan pada paru-paru dan organ pengeluaran, seperti ginjal. Karena itu pengobatan paling mutakhir untuk mengatasi masalah tersebut adalah tidur dengan posisi miring ke kanan

Berikut manfaat tidur miring ke kanan:
1. Mengistirahatkan otak sebelah kiri
2. Mengurangi beban jantung.
3. Mengistirahatkan lambung.
4. Meningkatkan pengosongan kandung empedu, pankreas.
5. Meningkatkan waktu penyerapan zat gizi.
6. Merangsang buang air besar (BAB).
7. Mengisitirahatkan kaki kiri.
8. Menjaga kesehatan paru-paru.
9. Menjaga saluran pernafasan. 



Sumber : Islamedia.co


DI tengah meningkatnya ketegangan anti-Muslim di Belanda, sebuah masjid yang sedang dibangun di kota Leiden tiba-tiba dimasuki 5 orang tak dikenal lalu naik ke atap masjid dan menggantung spanduk bertuliskan ‘stop Islam’ dan ‘kemenangan dimulai di Leiden’.
“Ini direncanakan dan bisa menjadi awal dari eskalasi,” kata Yassin Elforkani, ketua kelompok muslim di Belanda seperti yang dilaporkan Belanda News Senin, (9/1/2015.
“Kami benar-benar khawatir tentang apa yang mungkin terjadi selanjutnya,” tambah Elforkani.
Serangan itu diklaim oleh kelompok sayap kanan Belanda, Identitair Verzet . Identitair Verzet memiliki lebih dari 5.000 orang seperti pada halaman Facebook-nya, dipimpin oleh sayap kanan ekstremis Paul Peters, menurut kelompok riset anti-fasis Kafka.
“Ini adalah tindakan pertama dalam serangkaian melawan Islamisasi Belanda,” kata halaman Facebook mereka.
Identitair Verzet meminta semua aktivis dan simpatisan di Belanda dan Flanders untuk bergabung dengan gerakan perlawanan.
Serangan terhadap masjid di Belanda memuncak beberapa insiden anti-Muslim selama bulan terakhir.
Sebuah penelitian baru-baru ini tentang kekerasan anti-Muslim di Belanda juga telah menemukan bahwa sekitar 69% dari masjid telah mengalami setidaknya satu serangan atau lebih selama sepuluh tahun terakhir. Dan 2/3 dari Masjid Belanda telah diserang.
Serangan yang paling umum adalah memecahkan jendela, diikuti oleh penghinaan atau komentar anti-Islam disemprot dengan grafiti dan pembakaran.
Jenis lain dari serangan termasuk serangan terhadap personil masjid, sebesar ancaman pembunuhan bagi umat Muslim secara umum atau ke beberapa masjid tertentu melalui email atau telepon. [ra/islampos]

Sumber : Islmapos
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Feature 3

Feature 2

Popular Posts